Perkuat Pembangunan dari Bawah, Plt Wali Kota Dorong Akademisi Turun ke Kelurahan

Perkuat Pembangunan dari Bawah, Plt Wali Kota Dorong Akademisi Turun ke Kelurahan
  • Kategori Berita
  • Oleh Diskominfo
  • 15 Sep 2026
  • 71 kali dilihat

Perkuat Pembangunan dari Bawah, Plt Wali Kota Dorong Akademisi Turun ke Kelurahan

MADIUN – Pembangunan yang tepat sasaran perlu berangkat dari kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan. Karena itu, Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mendorong perguruan tinggi untuk ikut terlibat lebih dekat dalam pembangunan, salah satunya melalui pendampingan hingga tingkat kelurahan.


Hal tersebut disampaikan Plt wali kota usai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemkot Madiun dengan Universitas PGRI Madiun (UNIPMA) dan Universitas Merdeka (UNMER) Madiun di Balai Kota Madiun, Selasa (15/9).


Menurutnya, kerja sama dengan perguruan tinggi sejalan dengan konsep pentahelix dalam pembangunan. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Peran akademisi, media, dunia usaha, serta unsur lainnya diperlukan untuk saling melengkapi.


"Konsep pentahelix, salah satunya akademisi, media, pengusaha ini harus semuanya dalam satu kesatuan," ujarnya.


Selama ini, perguruan tinggi juga telah mengambil bagian dalam mendukung Pemkot Madiun. Keterlibatan tersebut di antaranya melalui pengawalan terhadap regulasi yang dibuat pemerintah daerah serta pemberian masukan mengenai kondisi yang ditemui di lapangan.


Keterlibatan itu selanjutnya ingin diperkuat hingga tingkat kelurahan. Pemkot Madiun tengah mendorong pola pembangunan dari kelurahan sehingga kondisi dan kebutuhan di masing-masing wilayah menjadi bagian penting dalam menentukan program pembangunan.


"Ke depan saya fokus pola pembangunan dari kelurahan. Saya sudah menyampaikan, mohon bantuan teman-teman akademisi bisa langsung turun juga membantu kelurahan memberikan rekomendasi, saran, masukan," jelasnya.


Selain pembangunan wilayah, kerja sama dengan perguruan tinggi juga berkaitan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Salah satu yang menjadi perhatian adalah arah pemberian beasiswa bagi mahasiswa.


Plt Wali Kota menilai, peningkatan akses pendidikan perlu diikuti dengan peningkatan kualitas. Rata-rata lama sekolah Kota Madiun yang telah tinggi di Jawa Timur menjadi salah satu capaian yang perlu dilanjutkan dengan penguatan prestasi dan kualitas pendidikan.


"Sudah saatnya kita berbicara beasiswa lebih dari sisi kualitas. Karena rata-rata lama sekolah kita sudah paling tinggi di Jawa Timur, hari ini kita bicara kualitas," terangnya.


Karena itu, dukungan perguruan tinggi juga dibutuhkan untuk mendorong mahasiswa mengembangkan kemampuan dan prestasinya. Pemerintah membuka ruang bagi mahasiswa, khususnya dari Kota Madiun, untuk menunjukkan capaian yang dimiliki.


Melalui kerja sama yang semakin kuat, Plt Wali Kota berharap perguruan tinggi dapat menjadi mitra yang semakin aktif dalam pembangunan. Tidak hanya melalui kajian dan pengawalan kebijakan, tetapi juga dengan memberikan masukan langsung terhadap kebutuhan masyarakat hingga tingkat kelurahan serta ikut memperkuat kualitas sumber daya manusia.


"Mahasiswa seluruhnya, khususnya dari Kota Madiun, sekarang Pemerintah Kota sangat terbuka memberikan ruang untuk teman-teman ini menunjukkan kemampuan secara prestasi supaya nanti pemerintah bisa ikut ambil bagian mendukung pendidikan," pungkasnya. (bip/im/diskominfo)

Awak Sigap