Ide Kreatif Karang Taruna Bakal Dibiayai, Pemkot Siapkan Anggaran untuk 10 Kelurahan

Ide Kreatif Karang Taruna Bakal Dibiayai, Pemkot Siapkan Anggaran untuk 10 Kelurahan
  • Kategori Berita
  • Oleh Diskominfo
  • 18 Sep 2026
  • 13 kali dilihat

Ide Kreatif Karang Taruna Bakal Dibiayai, Pemkot Siapkan Anggaran untuk 10 Kelurahan

MADIUN – Karang Taruna di Kota Madiun didorong mulai menyiapkan ide kreatif yang bisa dikembangkan di kelurahan masing-masing. Pemerintah Kota Madiun menyiapkan anggaran pada 2027 untuk 10 kelurahan sebagai tahap awal. Ide yang dinilai baik nantinya akan mendapatkan pembiayaan sekaligus pendampingan dari pemerintah.


Rencana tersebut disampaikan Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun saat menghadiri sosialisasi peraturan pengawasan barang kena cukai bersama Karang Taruna se-Kecamatan Taman di Balen Coffee, Kamis (17/9) malam. Ia meminta Karang Taruna mulai mempersiapkan ide dari sekarang agar dapat dikembangkan di kelurahan.


“Ya saya mempersiapkan buat tahun depan. Makanya sudah saya infokan sekarang supaya Karang Taruna sudah mulai persiapan di kelurahan. Saya menyiapkan anggaran nanti untuk tahun depan untuk 10 kelurahan. Siapa yang punya gagasan, ide yang bagus, itu nanti akan kami biayai sekaligus dampingi,” ujarnya.


Dukungan tersebut membuka ruang bagi Karang Taruna dan anak muda untuk mengembangkan potensi di masing-masing kelurahan. Ide yang disiapkan diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan, tetapi juga dapat memberi manfaat bagi masyarakat sekaligus mengangkat potensi yang dimiliki kelurahan.


“Ini kesempatannya anak-anak muda untuk bisa mengeksplor masing-masing kelurahan. Apalagi kemarin Pak Menteri Ekraf itu salah satu gagasannya adalah kelurahan kreatif. Yang ini namanya kreatif anak-anak muda, sehingga pemerintah harus hadir mempersiapkan segala sesuatunya untuk teman-teman,” tuturnya.


Untuk tahap awal, dukungan anggaran tersebut disiapkan bagi 10 kelurahan. Pelaksanaannya akan dievaluasi pada pertengahan tahun untuk melihat hasil kegiatan yang dijalankan. Hasil evaluasi tersebut nantinya menjadi pertimbangan untuk kemungkinan penambahan alokasi anggaran dan perluasan dukungan ke kelurahan lainnya.


“10 dulu nanti kalau hasilnya di pertengahan tahun bagus, mungkin akan saya tambahi alokasinya. Sehingga teman-teman di seluruh kelurahan, teman-teman muda ini semuanya bergerak,” tegasnya.


Sementara itu, sosialisasi peraturan pengawasan barang kena cukai yang diikuti Karang Taruna menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman mengenai cukai dan peredaran rokok ilegal. Dalam kesempatan tersebut, Plt Wali Kota juga menjelaskan bahwa Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, tidak hanya sosialisasi, tetapi juga pelatihan, kesehatan, jaminan keselamatan kerja, hingga jaminan kematian.

(dspp/im/diskominfo)

Awak Sigap